Seorang pujangga dari Surakarta yang bernama Ngabehi Yasadipuro dalam kitabnya cabolek yang dituliskan tentang Raden Mas Rangsang, putra mahkotan mataram kerajaan islam pernah mendapatkan wangsit untuk menguasai tanah jawa. Raden Mas Rangsang diharuskan berjalan kaki dari kotagede, kota yogyakarta menuju ke arah barat setelah menempuh jarak sekitar 40 KM berada pada bukit Menoreh ia jatuh pingsan. Dalam pingsannya ia mendapatkan wangsit yang kedua untuk bertapa di tempat itu yang sekarang kita sebut dengan puncak suroloyo. ( Raden Mas Rangsang atau Sultan Agung Hanyakrakusuma )
Puncak Suroloyo adalah obyek wisata yang terkenal akan mitosnya. Selain cerita tentang Sultan Agung,, Puncak Suroloyo juga dikenal dengan kiblat pancering bumi ( pusat dari 4 penjuru ) di pulau Jawa. Masyarakat percaya bahwa puncak Suroloyo adalah titik pusat jika ditarik dari utara ke selatan dan barat ke timur pulau jawa. Mitos ini yang mengakibatkan setiap malam satu suro ( 1 Muharam ) tempat ini dikunjungi oleh banyak pengunjung. Para pengunjung ini mayoritas bertapa untuk menolak bala yang dipercaya orang jawa akan datang pada bulan suro.
Pada zaman Hindu kuno masyarakat percaya bahwa kahyangan tempat tinggal para dewa berada pada puncak gunung himalaya, puncak tertinggi di dunia. Namun karena sulit untuk membayangkan puncak tersebut maka para pendeta hindu menyatakan puncak Suroloyo sebagai peraga kahyangan. Pada waktu itu Suroloyo dikenal dengan puncak tertinggi di kerajaan Mataram.
Selain puncak Suroloyo di kawasan Suroloyo juga terdapat tempat lain yang tidak terlepas dari mitos, yakni pertapaan Mintorogo. Ini merupakan tempat pertapaan Janaka untuk mendapatkan panah yang digunakan untuk perang Bharatayuda yang berhasil mengalahkan raja Newatakawaca. nama Mintorogo diambil dari nama kyai Ajar Mintorogo, secara harafia Mintorogo berarti sederhana dan bersahaja.
Selain Mintorogo kawasan yang harus anda kunjungi adalah Sendang Kadiwatan dan Sendang Kawidodaren yang juga dipercaya sebagai tempat suci untuk mandi para dewa dan bidadari. Selain kedua tempat tersebut ada juga yang disebut dengan Enceh Suci ( padasan ) yang dulunya merupakan Masjid.
*********
Puncak Suroloyo merupakan puncak tertinggi Menoreh
dengan ketinggian 1.019 MDPL, tempat yang asyik hiajau nyaman pokoknya
nggak nyesel kalian datang ke tempat ini. Untuk retribusi masuknya
jangan khawatir hanya 3.000 rupiah/orang jika anda berdua dan
berboncengan hanya 5.000, dan fasilitas di dalamnya cukup lengkap banyak
tempat-tempat makan jika anda tidak membawa makanan sendiri, tapi ya
jangan kaget dengan harganya karena kalian tau sendiri kan kalau di
tempat wisata dan lainnya harga pasti berbeda. Akses ke Puncak Suroloyo
cukup mudah anda tinggal menuju ke desa yang namanya Samigaluh maka
disana akan ada banyak pamflet mengarah ke Puncak Suroloyo atau jika
anda bingung tanya saja kepada orang di sekitar sana tidak ada yang
nggak mengenal Suroloyo. :D. Jika masih tetep kebingungan ajakin aku aja, dengan senang hati tak anter..




